Suasana haru dan bangga menyelimuti aula SDTQ Alabidin Surakarta pada acara wisuda tahfidz yang digelar akhir pekan lalu. Sebanyak 12 siswa dari kelas 5 dan 6 dinyatakan berhasil menyelesaikan hafalan minimal 5 juz Al-Qur'an, sebuah pencapaian yang menjadi buah dari proses pembinaan tahfidz yang konsisten sejak duduk di kelas 1.
Acara ini dihadiri oleh seluruh orang tua wali santri, dewan guru, serta pengurus Yayasan Alabidin Surakarta. Setiap siswa yang diwisuda tampil membacakan sebagian hafalannya di hadapan para tamu undangan, disambut tepuk tangan meriah dari seluruh yang hadir.
Sambutan Kepala Sekolah
Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SDTQ Alabidin Surakarta menyampaikan rasa syukur atas pencapaian para siswa.
"Ini bukan akhir dari perjalanan menghafal Al-Qur'an, melainkan awal dari komitmen untuk terus menjaga dan mengamalkannya sepanjang hidup. Kami berharap adik-adik yang diwisuda hari ini bisa menjadi teladan bagi adik kelasnya."
Apresiasi untuk Pembimbing Tahfidz
Pencapaian ini tidak lepas dari peran para pembimbing tahfidz yang mendampingi proses hafalan siswa setiap harinya, mulai dari setoran pagi hingga muroja'ah rutin. Pihak sekolah menyampaikan apresiasi khusus kepada seluruh tim pembimbing tahfidz atas dedikasinya selama ini.
Ke depan, SDTQ Alabidin Surakarta berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas program tahfidz agar semakin banyak siswa yang dapat mencapai target hafalan secara optimal.
